Informasi Bandar Bola Indonesia 2020

Asal Mula Tiang Sudut Lapangan

Sepakbola.com – Secara kasat mata, tiang-tiang bendera kecil di empat penjuru lapangan tampak seperti hiasan. Tapi tahukah Anda? Tiang bendera ini bukan sekedar pelengkap, tapi sudah diatur dalam undang-undang permainan FIFA.

Pertandingan tidak akan dimulai jika empat tiang di pojok tidak ada atau tidak lengkap. Inilah yang terjadi saat Manchester United menghadapi Huddersfield Town pada pekan ke-37 Liga Inggris 2018-19.

Tiang sepak pojok tampak hancur setelah dihajar oleh Isaac Mbenza, pencetak gol Huddersfield yang menyamakan kedudukan menjadi 1-1. Wasit Lee Mason enggan memulai pertandingan sebelum panitia pertandingan menggantinya dengan yang baru. Setelah 11 menit permainan kembali ke jalurnya pada menit 71 setelah staf tuan rumah mengganti tiang sudut baru. Tidak ada yang salah dengan apa yang dilakukan Lee Mason, karena itu tertulis dalam undang-undang permainan FIFA dan FA.

Mengacu pada UU 17 dalam dokumen UU Permainan FIFA – poin kedua dari prosedur tendangan sudut, disebutkan bahwa tiang bendera tidak boleh dilepas. Dokumen tersebut juga mengatur posisi, tinggi dan material tiang pancang.

Dalam UU 9 – tiang bendera berfungsi untuk menentukan keputusan wasit apakah bola keluar lapangan untuk lemparan ke dalam atau untuk tendangan gawang. Sederhananya, dengan hanya melihat tiang, juri bisa mengetahui bola melewati garis belakang atau garis samping ketika wasit terlalu jauh dari sudut. Permainan juga berlanjut jika bola memantul setelah membentur tiang.

Sejarah awal

Berdasarkan Football-Stadium.co.ukMunculnya empat tiang bendera sebenarnya mendahului diperkenalkannya sudut melalui Aturan Sheffield. Sebelumnya ada sistem yang dikenal sebagai & # 39; Rouges & # 39 ;, di mana empat tiang berfungsi untuk memberi poin tim lawan. Poin diberikan jika bola melewati sisi antara tiang gawang dan tiang sudut.

Baca:  [SEJARAH BOLA] 7 Juni 1970: Sundulan Pele vs penyelamatan ikonis Gordon Banks

Aturan Sheffield diperkenalkan dan menggantikan sistem Rouge pada tahun 1868. Dalam sistem baru ini, tendangan sudut dan gawang diperkenalkan. Federasi Sepak Bola Inggris (FA) adalah yang pertama mengadopsi aturan tersebut dan menerapkannya pada musim perdana Piala FA 1871-72.

(Sumber: FIFA / Football-Stadium)

Pos The Origin of Field Corner Pole muncul pertama kali di Berita Sepak Bola, livescore, jadwal & cuplikan GOL.